ilustrasi kehamilan

Jika kebetulan anda sedang melaksanakan program kehamilan,  maka sangat disarankan untuk memaksimalkan Kalender Ovulasi. Mengapa begitu? Simak alasannya berikut ini. 

Pengertian Ovulasi Dan Masa Subur

Kehamilan adalah sebuah harapan bagi pasangan suami istri.  Ada yang mengalami kehamilan dengan mudah dan ada pula yang sulit.  Namun dalam dunia medis sendiri sudah banyak metode yang bisa diterapkan untuk memperbesar peluang kehamilan.

Salah satu cara yang banyak diterapkan adalah dengan menentukan masa subur. Masa subur sangat erat kaitannya dengan ovulasi.  Sehingga jika anda menginginkan kehamilan, maka kedua faktor ini sangatlah berperan penting.

Lalu apa itu ovulasi dan masa subur? 

Ovulasi

Ovulasi adalah saat dimana ovarium melepaskan sel telur yang sudah matang menuju rahim,  melewati tuba falopi.  Sel telur ini umumnya bisa bertahan selama 24 jam sehingga jika ingin terjadi kehamilan,  maka sebaiknya sel telur segara dibuahi sperma pada kurun waktu tersebut.

Ovulasi ini terjadi antara 12 hingga 14 hari setelah menstruasi.  Jika sel telur tidak dibuahi oleh sperma pada waktu terjadinya ovulasi ini,  maka sel telur akan luruh sebagai darah menstruasi.

Masa Subur

Sedangkan masa subur adalah momen terbaik untuk terjadinya proses pembuahan antara sel telur dan sperma.  Masa subur terbaik adalah sehari sebelum ovulasi dan saat ovulasi tersebut berlangsung. Namun masa subur juga bisa berlangsung selama kurang lebih 5 hari. Jika sel telur bisa bertahan selama 24 jam,  maka sperma bisa bertahan lebih lama yaitu selama 5 hari sehingga sangat disarankan untuk memanfaatkan masa subur dan ovulasi ini sebaik mungkin agar pembuahan terjadi secara maksimal. 

Untuk itulah sangat penting rasanya bagi setiap wanita untuk mencatat siklus menstruasi agar nantinya memudahkan dalam penghitungan Kalender Ovulasi tersebut. 

Persamaan Dan Perbedaan Ovulasi Dan Masa Subur

Sebenarnya dari penjelasan diatas sudah bisa diambil kesimpulan bahwa antara ovulasi dan masa subur adalah dua hal yang berbeda.  Namun tentu saja keduanya masih memiliki keterikatan yang erat dimana tujuannya adalah sama yaitu mendukung proses terjadinya pembuahan sel telur

Namun perlu diketahui bahwa antara ovulasi dan masa subur memiliki persamaan maupun perbedaan,  yaitu :

Persamaan Ovulasi Dan Masa Subur

Pada dasarnya ovulasi dan masa subur memiliki kesamaan yaitu dialami oleh wanita dan terjadi pada saat atau selama siklus menstruasi. Persamaan berikutnya adalah dimana keduanya sama – sama dimanfaatkan untuk mendukung proses atau program kehamilan. 

Perbedaan Ovulasi Dan Masa Subur

Mengenai perbedaan ovulasi dan masa subur yaitu pengertian serta lama rentang waktunya.  Ovulasi adalah proses lepasnya sel telur dari ovarium untuk diarahkan terjadinya proses pembuahan yang mana berlangsung selama 12 – 14 hari.  Sedangkan masa subur adalah waktu terbaik terjadinya pembuahan pada sel telur yang mana periodenya antara 2 – 5 hari. 

Berdasarkan keterangan diatas maka sangatlah tepat jika Kalender Ovulasi sering digunakan sebagai salah satu metode untuk mendukung proses pembuahan sel telur agar segera terjadi kehamilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *